Senin, 31 Maret 2014

HIMstage : Cinta tak butuh alasan ( SoulVibe )


Soulvibe meramu sebuah lagu cinta yang romantis lewat single terbarunya “Cinta Tak Butuh Alasan”
 
Lewat album Gravitasi, Soulvibe sekali lagi membuktikan dirinya sebagai grup musik yang punya segudang ramuan lagu yang ampuh untuk dinikmati dan menjadi hit di kemudian hari. Setelah sebelumnya mereka melempar single pertama “Syalala”, sebuah hit yang mengumbar bom jazz dan funk ke dalam musik pop yang sangat eksplosif, nomor daur ulang “Gerangan Cinta” milik Java Jive yang dikemas menjadi nomor soul jazz yang seksi, seseksi “Dilema”, another hit yang menuangkan intimasi dan soul ke dalam musik pop yang manis, namun beracun.
 
Kini, lima sekawan yang digawangi Rizqi ‘Abenk’ Rizaldi ( vokal ) dan Bayu Adi ( vokal ), Ramadhan ‘Handy’ Handyanto ( bass ), Adrianto Ario ‘Rio’ Seto ( Synth ), dan M. Caesar Rizal ( drum ) membawa pendengarnya ke intimasi paling dalam, dengan merilis single ketiga yang bertajuk “Cinta Tak Butuh Alasan”, sebuah lagu yang menghantarkan anda kepada sebuah nuansa super-melankolis yang luar biasa.

“Ini adalah salah satu lagu melankolis yang ada di album Gravitasi-nya Soulvibe, dari judul dan liriknya sih memang paling pas dibuat ramuannya melankolis, “ujar Adrianto Rio, yang penulis lagu tentang awal penulisan lagu ini.
 
Bicara soal lagu melankolis, sepanjang sejarah musik tanah air, kita mendengar beberapa hit lagu melankolis yang masih tetap diingat sampai sekarang, sebut saja “Risalah Hati’ dari grup band Dewa, “Aku Cinta Kau dan Dia” milik Ahmad Dhani yang dipopulerkan Ahmad Band di era 90an, ada pula “Setia”, single milik band asal kota Gudeg, Jikustik, yang tetap dikenang sampai sekarang. Jangan lupakan Padi, dengan hit melankolisnya “Kasih Tak Sampai”  hingga Naif dengan “Ku Benci Untuk Mencinta”, daftar ini sepertinya tak pernah usai.    
 
Sebagai sebuah lagu melankolis, lagu ini punya kekuatan melodi lovelorn yang luar biasa. Katakan bahwa kami salah jika ketika mendengarkannya, kita tidak langsung sejenak membayangkan sebuah visualisasi dari film terkini tentang cinta. Who knows, mungkin saja tiba-tiba anda bisa berada di atas gedung, atau berjalan di tengah hujan, atau di coffee shop yang sepi, saat di luar hujan turun deras.
 
Unsur-unsur melankolis telah nampak sejak di awal lagu, duet piano dan string section, nyawa dari lagu ini, terdengar kuat sekali sejak awal lagu, menghantarkan tarikan vokal dan beat yang lambat namun hangat. Kemudian Lengkingan gitar, dipetik dengan soul, tanpa harus berlebih, namun memberi warna keintiman dari lagu, belum lagi duet vokal Bayu dan Abenk, menghirupkan nafas, bak menyalakan lampu proyektor dari lagu ini menjadi sebuah perjalanan audio juga visual yang membekas di hati siapapun yang mendengar lagu ini.
 
Siapkan hati anda untuk mendengar calon hit single melankolis di tahun 2014 ini.
Enjoy the song, feel the soul, and feel the vibe!

MORE ABOUT SOULVIBE:
Twitter: @SVSoulvibe
Instagram: @SVSoulvibe
Facebook: Soulvibe
 
 
Kontak :
Wahyu Nugroho a.k.a. wahyuacum
music publicist, music writer
08170409142
| @wahyuacum 
 
Seven Music 
Jl. Permata Berlian Blok Q4.27
Permata Hijau - Jakarta Selatan 12210
t: 021-5300254 | f: 021-53653298
 
twitter: @Sevenesia | Youtube: Seven Music  | google +: Seven Music
 
Sumber artikel :

 

1 komentar: