Jumat, 16 Mei 2014

HIMstage : Cinta sementara ( Stardia )


Stardia, diambil dari nama lengkap Tara Adia Prawidaninggar. Yang akhirnya lebih akrab dengan panggilan Stardia. Gadis kelahiran 19 September 1994 di kota Blora, Jawa Tengah yang saat ini sedang menyelesaikan jenjang pendidikan sarjana di jurusan musik, di salah satu Universitas Swasta di bilangan Jakarta Pusat.
Darah musik ( seni ) mengalir dalam dirinya sejak kecil, terbukti pada usia 4 tahun Stardia sudah gemar merangkai kata-kata menjadi sebuah puisi dan lagu. Lalu menginjak usia 12 tahun, Stardia mulai mendalami permainan alat musik. Yaitu guitar, piano dan biola. Dan biola yang menjadi instrument pilihan utamanya hingga saat ini.
Saat ini, di usia 19 tahun. Stardia ingin mengembangkan perjalanan karirnya untuk masuk di Industri Musik Tanah Air, sebagai seorang penyanyi yang juga memainkan biola. Dan mampu menulis karya-karya dan lagunya sendiri. Menjadi seorang penyanyi, sekaligus musisi, dan penulis lagu yang sudah menjadi impian dan cita-citanya sejak kecil.

Berbicara tentang keindahan cinta yang artinya begitu luas dan mendalam, penuh dengan cerita dan luapan rasa. Cinta dirasakan semua orang, dijalani dengan suatu ikatan antara dua insan dan ada juga yang hanya berakhir menjadi sebuah kenangan. “Cinta” bukan hanya tentang rasa tapi juga menjadi salah satu sumber inspirasinya dalam menulis lagu. Dan sebagian besar dari lagu-lagu yang diciptakannya sendiri, bertemakan tentang cinta.
 
Single pertama Stardia yang berjudul Cinta Sementara bercerita tentang harapan dari sebuah kekecewaan karena cinta yang diharapkan untuk selamanya, ternyata hanyalah sementara. Dibungkus aransemen musik yang digarap sendiri oleh Arden Wiebowo selaku eksekutif produser Stardia, bernuansa Pop Country dan Alternative, dengan beat dan isian-isian harmoni yang ceria coba melengkapi pesan dari lagu tersebut. Pesan agar pendengarnya tidak terlarut dalam kesedihan, karena semua pasti ada waktunya dan selalu ada harapan untuk menjadi lebih baik.
 
Single perdana Stardia produksi PT. Swara Bhumi Indonesia, yang dalam proses penggarapannya memakan waktu 3 bulan termasuk pembuatan Video Clip. Yang juga melibatkan beberapa musisi pendukung terkenal seperti Henri Lamiri, Opet Alatas “TIKET”, dsb. Dan Virlan “Hypenotic” sebagai sutradara video clip.

Besar harapan Stardia, melalui single perdana ini mendapat kesempatan menjadi artis pendatang baru sebagai penyanyi solo yang juga memainkan biola dan menulis lagu-lagunya sendiri. Tentunya dengan doa, usaha, dan dukungan dari teman-teman semua, single Stardia “Cinta Sementara” dapat menyuguhkan warna baru di industri musik tanah air dan dapat dinikmati oleh semua orang.

PT. Swara Bhumi Indonesia
Rukan Grand Bintaro, Blok A No: 12-12A.
Jl. Bintaro Permai Raya No: 1, Jakarta 12330
Office: (+62 21) 7350465/66 Fax: (+62 21) 7350467.
 
Follow Us @stardiaofficial @swarabhumi
 
 
Artist Management
Up : Arden Wiebowo (+62) 81283337019

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar