Jumat, 30 September 2016

HIMstage : Salahkah aku terlalu mencintaimu ( Fatin )


Kabar gembira buat para penggemar Fatin Shidqia Lubis yang sudah menantikan kiprah penyanyi ini di panggung musik Indonesia lagi. Kali ini Fatin membawa pecinta musik untuk flash back pada era tahun 2000an melalui sebuah lagu berjudul “Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu.” Lagu yang diciptakan oleh Maia Estianty dan dipopulerkan oleh duo Ratu ini pernah menjadi hit pada tahun 2003 dan berhasil membawa grup ini pada puncak ketenaran.
 
Lagu ini diaransemen ulang dan diproduseri oleh Stephan Santoso, dikemas dalam format akustik dan sentuhan musik era kekinian. Fatin sendiri merasa surprised ketika mendapat tawaran membawakan lagu ini dari Sony Music.
 
“Aku baru berumur tujuh tahun saat lagu itu dirilis. Dan aku tahu kalau lagu itu banyak diputar di radio-radio. Makanya senang dan merasa tersanjung saat diminta membawakan lagu itu kembali. Mbak Maia itu salah satu musisi yang aku kagumi, senang banget bisa bawain karyanya,” jelas penyanyi yang baru saja mendapatkan penghargaan Best Asian New Female Act Award, The Daf Bama Music Award 2016.
 
Lagu yang resmi dirilis pada 16 September 2016 ini adalah single unggulan pertama yang ada pada album berjudul “Y2Koustic” yang akan dirilis oleh Sony Music pada bulan Oktober 2016. Album ini memiliki konsep mengangkat kembali lagu-lagu di masa tahun 2000-an yang pernah hits, diaransemen ulang dengan format akustik dan dibawakan oleh penyanyi-penyanyi muda generasi millennial.  Lewat album ini kita bisa merasakan sensasi bernostalgia dengan cita rasa dan kemasan musik masa kini. Ada 10 lagu yang ditampilkan, diantaranya dibawakan oleh Isyana Sarasvati, TheOvertunes, GAC, dan Rendy Pandugo.
 
FATIN – Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu sudah tersedia di layanan digital.
 
 
Kontak :
Sundari Mardjuki
Sony Music - Indonesia, Senior Marketing & Communication Manager
Wisma GKBI, 23rd fl. Jenderal Sudirman. Jakarta, Indonesia.
Mobile: +62811183686
  |   Office: +6221 2949 8777

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar