Minggu, 09 Maret 2014

HIMstage : Minta kawin ( Erie Suzan )


Erie Suzan Minta Kawin !!! Posan Tobing, pencipta lagu dan drummer winner band, membuat sebuah lagu berjudul “Minta Kawin”.

Lagu ini menceritakan seorang wanita yang sudah berpacaran selama 5 tahun, tapi belum juga dinikahi. Orangtua perempuan komplain berat ke sang pacar dan mengancam apabila tidak segera dikawinin nanti keburu diambil orang.
 
Lagu ini bernuansa rockdut. Suara distorsi gitar sangat kental, tapi tetap berasa dangdut karena ada bunyi rampak dalam aransemen lagu tersebut. “Erie Suzan sangat cocok bawain lagu ini, karena karakter suaranya yang rock dan menurut saya sih suaranya khas sekali. Emang dasar Erie Suzan, dia hanya sebentar saja buat take vocal lagu Minta Kawin ini!”, kata Posan saat take vocal Erie beberapa waktu yang lalu . “Suaranya keren dan sangat khas itu memang sudah tidak bisa diragukan lagi. Jujur saja saya bangga lagu saya dinyanyikan oleh Erie … hehe”, tambah Posan sambil tertawa bangga.

Erie Suzan adalah salah satu penyanyi dangdut yang sudah menghasilkan belasan album dan puluhan lagu dangdut. Banyak singelnya yang menjadi hits di kalangan pecinta musik dangdut, diantaranya “Mabuk Duit”, “Hujan”, “Muara Kasih Bunda”, “Jangan Buang Waktuku”, “Tak Bisa Menunggu”, dan terakhir adalah “Harus”. Bagi Erie, eksistensi dan kepuasan seorang penyanyi adalah apabila bisa terus menerus berkarya untuk menghasilkan singel atau album baru.
 
Belasan album atau puluhan singel dangdut yang pernah dibawakan oleh Erie Suzan mempunyai sentuhan atau kolaborasi dengan bermacam-macam genre musik. Singel “Hujan” yang sangat kental warna dangdutnya, “Jangan Buang Waktuku” dan “Tak Bisa Menunggu” dengan sentuhan R&B, dan “Harus” berwarna House Dangdut.
 
Bertemu dengan Posan Tobing, pencipta lagu dan drummer winner, mereka menghasilkan sebuah kolaborasi apik dan berbeda dari lagu-lagu Erie yang sebelumnya. Sebuah lagu berjudul “Minta Kawin”. Lirik lagu yang lucu dan mudah diingat, aransemen musik yang kental dengan gendang rampak berpadu dengan kualitas vocal erie yang prima, menjadikan singel tersebut menarik untuk didengar, mudah diingat, dan asyik untuk berjoget
 
“Minta Kawin” seperti sebuah pernyataan pribadi dari Erie Suzan atau siapapun yang sudah lama berpacaran dan berharap untuk dikawini J Kata Kawin Kawin yang berulang-ulang kali dinyanyikan oleh Erie Suzan akan membuat orang-orang bertanya apakah hanya sekedar lagu atau dalam waktu dekat Erie Suzan yang hingga kini masih single akan menikah ?
 
Eleven Music mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas support dan kerjasama selama ini dalam mendukung lagu-lagu yang dibawakan oleh Erie Suzan. Semoga singel “Minta Kawin” juga dapat disupport oleh teman-teman, sehingga bisa dinikmati oleh seluruh pendengar musik dangdut Indonesia.
 
Penyanyi : Erie Suzan • @eriesuzan •
Ciptaan : Posan Tobing @posantobing
 
 
Kontak :
Rimmo Gumazev
Eleven Music Jakarta
081617201102 & 081382205488
Pin. 22bb02f5

HIMstage : Aksi sekotak nasi ( Playmates )


Setelah meluncurkan tiga single hits Kuda Besi (2010), Musik Pagi televisi  ( 2013 ), Aku Tak Ingin Malam Ini Berakhir ( 2013 ) dan satu  extended play ( EP ), Kuda Besi (2010), kini Play-Mates Band Blues/Funk Rock asal Jakarta akan segela mengeluarkan full album dengan konsep USB Flash Disk Boxset bertajuk “Wisata Amoral”,dengan hits singlenya “Aksi Sekotak Nasi”.
 
Aksi Sekotak Nasi judul lagu yang cukup unik ini bercerita tentang sebuah aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sekelompok massa hanya untuk mendapatkan sekotak nasi bungkus,bukan karena aspirasi dan ide yang memang harus di perjuangkan.

Lagu single ini sangat tepat di keluarkan pada tahun ini mengingat tahun 2014 adalah tahun politik menjelang pemilu 2014.
 
Play-mates yang Beranggotakan Fara ( vocal ), Ragadipa ( Bass ), Balum ( guitar ), Lalitya ( keyboard ), dan Yudhistira ( drum ) masih konsisten di jalur musik funk rock dengan dominasi suara vokalis wanita yang enerjik dan powerfull.
 
Aksi Sekotak Nasi :
Produced by : Play-mates
Recorded at : SAE Institute Jakarta
Mixed Mastered by : Balum at Brokenchords Studio
 
Play-Mates Management :
+62 811 621 733

HIMstage : Loe gue end ( Teny RJ )


Setelah Vega Stephanie dan Cupi Leonita kini IT PRODUCTION kembali memperkenalkan talent dangdut TENY RJ. Gadis cantik 21 tahun dari kota Bandung ini hadir dengan membawakan single LOE GUE END.
 
Single ciptaan Endang Raes ini adalah single yang sudah sempat di bawakan oleh penyanyi dangdut lainnya, tetapi hal ini justru membuat TENY RJ termotivasi untuk memberi sesuatu yang lebih baik lagi.

Mengawali karir nya dari dunia model, gadis yang memiliki tinggi badan 172 cm ini sebelum bergabung di IT PRODUCTION pernah membentuk duo dangdut, tetapi perjalanannya di duo tersebut tidak berlangsung lama, karena adanya perbedaan visi dan misi dalam bernyanyi.
 
Dangdut sangat identik dengan goyangan, untuk goyangan sendiri TENY RJ memiliki ciri khas yang disebut “Goyang Angsa”. Hal ini di inspirasi ketika TENY RJ di undang di sebuah acara off air, secara tidak sengaja membuat goyangan seperti angsa berjalan. Mulai saat itu pak Johan selaku produsernya memberikan nick name nya Teny RJ Gosa “Goyang Angsa”.
 
Hal ini adalah langkah baru buat TENY RJ di industri musik dangdut, single pertama sebagai awal untuk proses yang di jalani TENY RJ untuk membuat album dangdut, dengan harapan single ini dapat di sukai oleh masyarakat pada umumnya. [rbk]
 
 
Kontak :
Indra.rbk 
Promotion Department IT Production
Mobile : 081290927394 - 081222929344 I Pin : 75546F0A
Twitter : @indrarbk
Office : Jl.Sawo III No 5A Saharjo Jakarta Selatan
Telp. 021 83099340 Fax 021 8307552

HIMstage : Duda anak dua ( Nyimas Ayu Luqita )


Nyimas Ayu Luqita adalah salah satu di antara empat pemenang WALI Cari Idola 2013. Menjadi wakil Surabaya, Jawa Timur, Nyimas berkesempatan masuk dapur rekaman di bawah label NAGASWARA. Sebagai single perdana, Nyimas merilis nomor dangdut modern berjudul “Duda Anak Dua”.
 
Single ini bercerita tentang keikhlasan seorang gadis yang mencintai duda dua anak. Si gadis tidak mempedulikan apa kata orang, bahkan menaruh harapan dapat membina rumah tangga yang sakinah mawadah berasama sang duda. Liirik single “Duda Anak Dua” yang sedikit menggelitik, cukup  menjadi kekuatan Nyimas dalam bernyanyi. Tidak hanya itu, karakter vokalnya yang manja dan sendu dengan mudah akan mencuri hati pendengar.
 
“Aku berharap lagu ini menjadi langkah awal yang baik terjun ke dunia rekaman. Semoga bisa diterima,” kata Nyimas.
 
Terpilih di antara ratusan peserta WALI Cari Idola 2013, tentu tidaklah mudah.  Namun sejak awal, Nyimas memnag sudah bertekad untuk menang dan berangkat ke Jakarta. Nyimas mengikuti audisi regional Surabaya di Studio 2 JTV Surabaya, dan menjadi satu di antara tiga finalis yang lolos. Ketiga finalis tersebut kemudian diadu dalam sebuah pertunjukan di GOR Sidoarjo, Jawa Timur bersama bintang tamu WALI band.  Dewan juri yang terdiri dari Apoy ( perwakilan dari WALI band ), Rahayu Kertawiguna ( CEO NAGASWARA ), dan Bian ( dari perwakilan JTV ) lantas memilih Nyimas sebagai pemenang.
 
Di Jakarta,  Nyimas bergabung bersama juara dari tiga regional lain yakni dari Bandung-Jawa Barat, Semarang-Jawa Tengah, dan Jakarta. Mereka sempat mengikuti karantina selama 10 hari sebagai pembekalan memasuki industi musik dengan bimbingan manajemen MAHAWALI. Selain masing-masing mendapatkan sebuah lagu, para finalis WALI Cari Idola 2013 ini juga langsung dibuatkan video klip. Maka, resmi sudah Nyimas memulai pekerjaan barunya sebagai penyanyi profesional.
 
Terjun sebagai penyanyi pendatang, Nyimas mengaku masih harus banyak belajar. Namun, berada di bawah sebuah label besar, Nyimas merasa mendapat kesempatan untuk bisa belajar banyak. Para personil WALI adalah di antara artis-artis besar yang banyak memberikan bimbingan kepada Nyimas. Untuk itu, dia berjanji akan terus belajar tanpa mengenal puas.
 
“Aku benar-benar ingin terus berjuang untuk kebahagiaan orang-orang yang aku cinta,” katanya memberi alasan.
Selamat datang di industri musik dan sukses buat Nyimas! (PR)
 
Artis                 : Nyimas Ayu Luqita
Single               : “Duda Anak Dua”
Cipt.                 : Wim
Label                : Big Indie NAGASWARA
 
 
Kontak :
-ViCkiE LoNtoH-
Head of Radio Promotion Div.
Nagaswara Music,Media & Entertainment
0812 900 1592
237BDEC8
@viclon8
http://youtube.com/nagaswaraofficial  |  http://nagaswara.co.id/

Jumat, 14 Februari 2014

HIMstage : Sedetik ( The Virgin )


Rampung sudah album kedua The Virgin. Album bertajuk “Positive Negative” ini sudah akan dirilis pada Februari 2014. Album yang disebut Mita dan Dara memiliki konsep rock ringan ini, berisikan 11 buah nomor cantik. Selain lagu-lagu baru, Mita dan Dara juga menawarkan beberapa nomor recyle milik mereka, termasuk dua nomor lawas Dewa 19. Yang pasti, lewat album ini, The Virgin ingin menyingkirkan imej melow yang terlanjur melekat pada album perdana mereka. Sebagai nomor jagoan, The Virgin mengedepankan single “Sedetik” ciptaan Mita.
 
“Genre di album ini lebih ngebeat. Kita pengin album kedua ini semua berubah. Beda sekali dengan album pertama yang slow banget. Sekarang benar-benar ngerock,” terang Mita, motor penggerak The Virgin.
 
Banyak perubahan yang dilakukan The Virgin untuk album kedua mereka. Dari 11 nomor yang mereka perkenalkan di album ini misalnya, ada satu lagu berjudul “Egois” ciptaan Dara.  Baru pertama kali menciptakan lagu, Dara tentu saja banyak mendapatkan bimbingan dari rekannya, Mita. Meski demikian, Mita menyebutkan Dara berhasil menemukan nada-nada yang catchy untuk lagunya.
 
Perubahan lain yang coba diperlihatkan The Virgin lewat album mereka adalah menyangkut keterlibatan mentor mereka, Dhani Ahmad. Jika pada awal karier hingga dirilisnya album perdana mereka “Yes I Am” di tahun 2011, The Virgin banyak dibantu Dhani, maka kali ini berbeda.
 
Dhani mulai menyerahkan konsep album “Positive Negative” kepada Mita dan Dara. Pada album ini pun, Dhani praktis hanya menyumbangkan dua nomor lama DEWA 19, yakni “Cinta Gila” dan “Lagu Cinta”. Tentu saja Mita dan Dara mengubah rasa dua lagu tersebut menjadi milik The Virgin.
 
Lagu-lagu yang mengisi album ini adalah :
“Positive Negative” ( cip. Mita dan Dara ),
“Bungkam” ( cipT. Mita ),
“Egois” ( cipt. Dara ),
“Make Me Sick” ( cipt. Mita ),
“Sama Dimata Tuhan” ( cipt. Mita ),
“Cinta Gila” ( recycle DEWA 19 ),
“Lagu Cinta” ( recycle DEWA 19 ),
“Cuma Kamu” ( diambil dari album “Yes I Am” ),
“Cinta Terlarang” ( versi akustik ),
“Sayangku” ( versi akustik ), dan
“Sedetik” ( cipt. Mita ).
 
The Virgin dibentuk oleh bos Republik Cinta Manajemen ( RCM ) Ahmad Dhani tahun 2008. Mitha adalah gitaris Dhani The Rock Indonesia, band lain Dhani. Sementara Dara adalah salah satu peserta ajang talent show “Mamamia Show Indosiar”. Single perdana duo ini berjudul “Cinta Terlarang” (masuk dalam album “The New Begining 09”) yang dirilis tahun 2009, berhasil mengangkat nama The Virgin. Berbagai penghargaan sempat diraih duo ini menandai perjalanan karier mereka. Tahun 2011, The Virgin merilis album perdana mereka di bawah label NAGASWARA, “Yes I Am”.
 
“Semoga single dan album terbaru The Virgin bisa diterima dengan baik oleh pecinta musik Indonesia,” harap Mita. (PR)
 
Artis                 : The Virgin
Album               : “Positive Negative”
Single               : “Sedetik”
Cipt.                 : Mita “The Virgin”
Label                : Big indie NAGASWARA
 
 
Kontak :
-ViCkiE LoNtoH-
Radio Promotion
Nagaswara Music & Publishing
Mobile : 0812 900 1592
Pin : 237BDEC8
Twitter : @viclon8
http://youtube.com/nagaswaraofficial  |  http://nagaswara.co.id/

HIMstage : Hitam putih ( Ivan Handojo )

Ivan Handojo merilis “Hitam Manis”, single ketiga yang beraroma soul. Album debutnya dirilis segera di tahun ini. 
 
Musik soul adalah musik yang punya gaya dan warna yang sangat unik. Musik ini lahir dan berkembang dari Amerika di tahun 50-an yang dibawa oleh kaum-kaum minoritas kulit hitam. Gaya musik soul terpengaruh kuat oleh musik Gospel African-American juga rhythm and blues yang memang akrab di kalangan Afrika -Amerika di era tersebut.
 
Musik soul mencapai era keemasannya di tahun 60-an lewat artis-artis populer seperti James Brown, Marvin Gaye dan Al Green juga lewat grup-grup vokal semacam The Temptation, juga lewat label-label macam Motown Records di Detroit atau Stax Records di Memphis, dan lain sebagainya.
 
Di tahun 70-an, musik soul berkembang pesat dengan munculnya hibrida-hibrida soul music, seperti munculnya funk, yang kembangkan oleh Sly and The Family Stone. On the other hand, band-band seperti Jimi Hendrix Experience adalah salah satu yang mencampurkan gaya soul, blues dan rock.
 
Di Indonesia, musik soul mulai berkembang di 70-an lewat penyanyi-penyanyi seperti Broery dan Bob Tutupoly, serta band-band macam The Rollies yang sering menyempilkan beberapa gaya soul dalam lagu-lagunya.
 
Ivan Handojo sendiri adalah penyanyi tanah air yang dibesarkan oleh musik-musik soul yang ia dengarkan sejak remaja.
 
“Saya mendengarkan banyak lagu dari Stevie Wonder, James Brown sampai Smokie Norful, dan saya merasakan bahwa musik soul juga blues sangat unik dan beda dari lainnya. Ada banyak ruang buat improvisasi di sana-sini, “ujarnya.
 
Ketertarikan yang dalam akan musik soul ini lah yang coba ia tuangkan di single ketiga yang bertajuk “Hitam Manis”. Single baru Ivan ini adalah single pertama dari album baru Ivan yang akan rilis di awal tahun 2014 bertajuk Jiwa dan Energi.
 
“Hitam Manis” yang dibangun dari 3 kunci blues ini memiliki arsiran soul dan blues yang terpancar dari tarikan vokal Ivan juga lewat melodi-melodi yang mengalir disitu.
 
“Lagu ‘Hitam Manis’ ini memang lahir dari proses jammin’ saya dengan teman-teman band di studio, ya cuma bermodal 3 kunci aja, gaya blues, namun kita aransemen sedemikian rupa jadi lebih soul,” ungkap Ivan dalam proses pembuatan lagu ini. 
 
Lirik lagu “Hitam Manis” sendiri terinspirasi dari kunjungan kerja-nya sebagai pegawai di perusaan minyak Internasional ke beberapa daerah di Indonesia, saat itu ia terinspirasi dari perempuan-perempuan Indonesia yang memiliki kulit coklat, hitam namun menurutnya itu kecantikan alami yang luar biasa.
 
“Kita ingat ada lagu ‘Hitam Manis’, yang kurang lebih liriknya memang memberikan sekuntum pujian atas perempuan Indonesia,” ungkapnya.
 
“Di barat sendiri, kita mengenal perempuan-perempuan kulit hitam yang memang manis dan eksotis, ini membelokkan stigma bahwa tidak hanya wanita kulit putih ini yang cantik, “katanya. 
 
Dan jangan lupa juga, menurutnya perempuan-perempuan kulit hitam ini yang menciptakan sejarah dari musik soul, terutama dari Aretha Franklin juga group-grup macam The Supremes, dan lain sebagainya.

Sejak kecil, Ivan memang tumbuh dalam keluarga yang intens di dalam bermusik. Ayahnya penyanyi sekaligus penulis lagu yang konstan berkarya, dan ibunya adalah penyanyi yang aktif di berbagai paduan suara gereja dan grup musik. “Sejak saya kecil, indera musik saya telah terbentuk hingga kini. Semua dengan dukungan dari lingkungan sekitar saya,” ujar Ivan yang juga menyukai penyanyi Guy Sebastian ini.
 
Faktor keluarga ini lah yang membentuk karakter Ivan menjadi lebih dari penyanyi melainkan menjadi seorang singer/songwriter.
 
Tahun 2009, penyanyi berusia 24 tahun ini bergabung dengan Seven Music dan merilis dua single,  “Pada Waktunya” dan “Singgah”. Meski terdengar pop, namun ‘benih-benih’ soul dari vokal Ivan sudah bersemi disitu. Penuh penghayatan, ‘minimalis’ namun tetap intens dan berbobot. Memikat!
 
Dan kini, berbekal single ketiganya, “Hitam Manis”, Ivan muncul kembali, melepas bayang-bayang pop dan mulai berani berjalan di warna soul dan blues yang disukainya sejak lama.   
 
Single ketiga, "Hitam Manis" ini juga sekaligus sedikit meyajikan gambaran dari album debutnya yang diberi judul Jiwa dan Energi. Album debut Ivan Handojo akan dirilis oleh Seven Music segera di tahun ini. Album ini nantinya akan menyajikan warna-warni perjalanan musikal musisi Ivan Handojo, dari dua single terdahulu, "Pada Waktunya" dan "Singgah", termasuk "Hitam Manis" serta beberapa lagu lainnya yang kesemuanya disajikan dalam bentuk fisik dan digital.  "Kita harap sesegera mungkin album debut ini bisa dirilis, "ungkap Ivan. 
 
Semoga single terbaru "Hitam Manis" dari Ivan Handojo bisa memikat masyarakat musik tanah air.
 
Twitter: @Ivanhandojo
 
 
Kontak :
Wahyu Nugroho a.k.a. wahyuacum
music publicist, music writer
08170409142 | 081218091834
twitter: @wahyuacum
 
Seven Music
Jl. Permata Berlian Blok Q4.27
Permata Hijau - Jakarta Selatan 12210
t: 021-5300254 | f: 021-53653298
 
Sumber artikel :

HIMstage : Haruskah begini ( Paris )

Setelah sukses menggebrak belantika musik Indonesia dengan single “NEGERI CINTA” kembali PARIS sebuah band yang terdiri dari 5 anak muda energik ini mencoba kembali untuk memberikan karya terbaiknya dengan single kedua nya berjudul “HARUSKAH BEGINI”.
 
Berbeda dari single sebelumnya yang ingin mengajak para pendengarnya untuk menikmati beat musik yang dinamis dan menari berdansa dengan musiknya dan menceritakan indahnya negeri cinta setiap orang, kali ini PARIS mencoba sesuatu yang berbeda, sebuah lagu dengan tempo yang pelan, menceritakan sebuah kisah cinta yang kadang tidak seindah yang diharapkan, tapi tidak lepas ciri khasnya yang selalu memadukan electronic dance music dengan karakter band PARIS yang mereka sebut “DANCE ROCK”.
 
Lagu ini mengisahkan sepasang kekasih yang dihadapkan kenyataan bahwa cinta mereka tidak dapat disatukan, walau mencoba untuk bertahan dengan keinginann cinta sehidup semati, malah menghadapi situasi yang kebalikan dari yang diharapkan saling menyakiti satu sama lain, ingkar janji, saling mencaci maki dan terus-menerus…

PARIS ingin menyampaikan perasaan-perasaan pasangan itu melalui lagu ini, perasaan lelah hati keduanya, perasaan yang ingin menyudahi semuanya, perasaan yang membohongi diri sendiri, perasaan untuk berkata “cukup”...karena cinta harusnya tidak seperti ini
 
Tema lagu yang juga merupakan permintaan dari para “Parisclub” (sebutan fans paris) untuk menciptakan lagu-lagu dengan tema sedih atau galau, yang menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi PARIS, karena selama ini PARIS identik dengan musik yang riang, musik yang upbeat, musik yang mengajak kita bergoyang.
 
Bagaimanakah dengan musik di lagu “HARUSKAH BEGINI” ?
 
Perpaduan sound-sound electronic dance music dengan karakter sound gitar Uky dan Iyan, sound bass yang tebal dari Dimas, pukulan drum dengan varian yang kreatif dan cantik dari drummer cewe PARIS yaitu Anggie, dan karakter high tone voice dari sang Vokalis Ryza, menyatu dengan indah di lagu HARUSKAH BEGINI…”walau lagu ini lagu galau, tetap ada pesan positifnya, jangan memaksakan cinta dan jika terlanjur cinta ternyata tidak cocok, akhirilah dengan indah seperti pertama awal jatuh cinta” ujar Ryza sang vokalis 
 
Di awal bulan penuh cinta ini, dengan bangga SOUNDWAVE MUSIC mempersembahkan PARIS Band dengan 2nd single “HARUSKAH BEGINI” semoga dapat diterima oleh pendengar musik di Indonesia dan dapat mewakili perasaan para kekasih patah hati, jangan lupa follow twitter kami @PARIS_Band dan @SoundwaveIND
 
 
Kontak :                                                                       
ANJAR REDMAN                                                                     
PROMOTION SUPPORT                                                           
SOUNDWAVE MUSIC                                                              
@anjar_redman  081915559993                                                                                               
SOUNDWAVE ARTIS MANAGEMENT
ARTIS : PARIS BAND
Private: 0818709626 / 081398447599
twitter: @DONIWHITES  |  PinBB: 22D1D630