Tampilkan postingan dengan label HIMovie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HIMovie. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Maret 2014

HIMovie : Crush ( CherryBelle )


Brainstorminc sebuah rumah produksi asal Australia memproduksi sebuah film berjudul “Crush”. Film ini diperankan oleh Cherrybelle, Deva Mahenra, Indro Warkop, Yuanita Christiani, Farhan dan Sam Brodie dan di sutradarai oleh Rizal Mantovani.
 
Film Crush ini mengisahkan tentang girlband yang terdiri dari cewek- cewek muda belia dan energik, yaitu Cherly, Angel, Gigi, Christy, Fely, Kezia, Steffy, Ryn dan Anisa. Girldband yang begitu banyak penggemarnya dan penampilan mereka selalu di nantikan. Agar penampilan mereka  tidak terlihat membosankan mereka mendatangkan koreografer, Andre untuk melatih. Tapi sayang kemunculan Andre malah menjadi masalah besar. Begitulah film Crush membuka ceritanya sampai akhirnya Anisa keluar dari kelompok mereka.
 
Produksi Crush dilaksanakan dalam waktu yang cukup padat selama 6 minggu dengan waktu persiapan 3 bulan dan post production 3 bulan. Pengambilan lokasi syuting dilakukan di Jakarta, Cisarua dan Melbourne,Australia. Dan film ini adalah film pertama di Asia Pacific yang menggunakan alat baru bernama MOVI.

Brainstorminc menggunakan Rizal Mantovani sebagai sutradara karena Rizal sudah menghasilkan begitu banyak film Indonesia yang berkualitas. Dan ini adalah film Rizal pertama yang bertemakan musical.
 
Menurutnya, Crush memberikan sesuatu yang berbeda. Walau banyak bermunculan film-film perjalanan boyband atau band, Cherrybelle akan tampil dengan sesuatu yang baru. "Mereka (Cherrybelle) berperan sebagai diri mereka sendiri, tapi di sini ceritanya fiktif tentang keinginan belajar koreo dan seorang pelatih ganteng," ujarnya.
 
Rizal Mantovani ingin menampilkan nuansa yang berbeda, di film ini ada beberapa unsur yaitu drama, komedi dan music. Banyak yang menebak, bahwa Crush akan berkonsep musikal, mengingat Cherrybelle adalah seorang girlband. Tapi, sutradara Rizal Mantovani tak ingin penonton menelan mentah-mentah anggapan tersebut.
 
"Aku nggak bisa bilang musikal. Ini ada musikalnya. Ada dua scene yang ada dancenya yang membalut cerita inspiratif," tutur Rizal Mantovani. Lalu bagaimanakah kisah selanjutnya? Cari tahu sendiri di bioskop-bioskop terdekat mulai tanggal 10 April 2014.
 
Official Twitter of Cherrybelle (Chibi): @CherryBelleIndo  
 
 
Production Notes
Tittle                :   CRUSH
Genre              : Remaja
Duration          : 103 menit
Sutradara        : Rizal Mantovani
Talent              : Cherrybelle ( Cherly, Angel, Gigi, Christy, Felly, Kezia, Steffy, Ryn ), Deva Mahenra, Farhan, Indro Warkop, Yuanita Christiani, Sam Brodie, Anisa – Rahma Adi
Producer         : Irving Artemas
Production      : Brainstorminc

Kontak :
Wandi  Pratama  Putra
Artist Manager / Promotion
Mobile / WhatsApp: 087875296640
Bb Pin: 28F80838
Twitter: @daengwandi
 
CBM Entertainment
Jl. Summagung III Blok K5 no 2A
Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Tlp. 021 4522735
Youtube: CBM Entertainment
Twitter: @CBM_Entertain
Website: www.cbment.com
 
CBM Entertainment
Cherrybelle - Queen & Jacks - SAGA - Little Giants Band

Sabtu, 30 November 2013

HIMovie : Film "Soekarno" ( Ost. )

 
ORIGINAL SOUNDTRACKS OF SOEKARNO ( The Movie )
 
 
1.   Indonesia Pusaka
 
Nasionalisme tergugah setiap mendengarkan lagu ‘Indonesia Pusaka’, hal yang pastinya dialami oleh sebagian besar kita. Lagu ini merupakan salah satu lagu wajib nasional yang telah diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia sejak tingkat sekolah dasar, ‘Indonesia Pusaka’ menggambarkan rasa cinta kita yang besar terhadap tanah air. Seperti yang direfleksikan di film SOEKARNO (disutradarai oleh Hanung Bramantyo, produksi Multivision Plus Pictures) , lagu ini adalah esensi dari perjuangan semua rakyat, pahlawan dan pendiri negara Republik Indonesia. Diciptakan oleh Ismail Marzuki, dan Anto Hoed sebagai arranger ( penata musik ).
 
Rossa sebagai penyanyi lagu ini pun merasa bangga, “Pengalaman recording lagu ini memberikan saya rasa cinta yang lebih besar lagi kepada Indonesia. Sekaligus menggugah kita untuk memberikan kontribusi lebih kepada negara kita, Indonesia”. Selain Rossa, Melly Goeslaw juga terlibat di lagu ini sebagai vocal director serta Jeremy Tobing sebagai peramu rekam.
 

2.   Wanita
 
‘Wanita’ merupakan lagu yang membawa pesan tentang pujian akan keindahan kaum wanita. Lagu ini menjadi bagian yang spesial di dalam film ini, karena mewakili sisi personal seorang Soekarno diluar sosoknya sebagai pahlawan revolusi dan Presiden Republik Indonesia. Ismail Marzuki menciptakan lagu ini dengan lirik puitis, mengingatkan kita bagaimana pada masa lalu seorang lelaki merayu lawan jenisnya dengan pendekatan artistik berupa puisi dan lagu.
 
Dinyanyikan oleh Afgan, lagu ‘Wanita’ diperindah dengan alunan musik yang ditata oleh Tohpati dan proses rekaman dilakukan di studio Brotherland selama 6 jam. Beberapa musisi yang terlibat dalam produksi lagu ‘Wanita’ adalah: Septa ( pemain flute & saxophone ), Alvin Witarsa ( strings ), Bowo ( vocal directo r) dan Arief Rinaldi (peramu rekam).
 
 
3.   Syukur
 
Keragaman Indonesia tidak hanya terletak pada suku-sukunya, tetapi juga agama. Lagu ‘Syukur’ yang diciptakan oleh M. Husein Mutahar merupakan sebuah masterpiece yang bisa menjembatani keragaman agama yang dianut penduduk Indonesia. Selain aksi dan usaha, doa merupakan bagian penting dalam perjuangan masyarakat Indonesia memerdekakan diri dari para penjajah. Di film SOEKARNO, kita bisa melihat bagaimana doa selalu mengiri langkah setiap orang termasuk Soekarno. Sejatinya, doa memang tidak hanya meminta, namun memanjatkan rasa syukur; saat maju berperang, saat memanen padi di sawah, saat merumuskan dan membaca naskah proklamasi – tidak ada yang luput dari kekuatan doa.
 
Dinyanyikan oleh Rossa, lagu ‘Syukur’ ini diramu secara khusus oleh Tya Subikato ( sebagai vocal director dan arranger ). Proses recording dilakukan di Studio Tya Subiakto dengan melibatkan Didiet Violin ( Violin Tunggal ) dan Hartono “Choki” Lubis ( peramu rekam ).
 
 
Ketiga single tersebut akan dirilis dalam album ‘OST. Soekarno’ pada awal Desember 2013 di seluruh Gramedia Bookstore se-Indonesia. Lagu-lagu lain yang terdapat di dalam album ‘OST. Soekarno’: 
Indonesiaku ( Ciptaan : Franco Wellyjat M , Penyanyi : Ungu ),
Tetap Bersama ( Ciptaan : Maudy Ayunda , Penyanyi : Maudy Ayunda ),
plus instrumental version dari ‘Syukur’, ‘Wanita’, dan ‘Indonesia Pusaka’.
Rekam Induk: Gabriel Temmy. Produser Eksekutif Trinity Optima Production.
Produser: Yonathan Nugroho. A&R:  Andrey Noorman & Dwi Santoso
 
 
Sinopsis Film Soekarno  |  Rilis 11-12-13
 
Dulunya bernama Kusno. Tubuhnya kurus dan sering sakit-sakitan. Oleh bapaknya nama Kusno diganti Sukarno. Besar harapan anak kurus itu menjelma menjadi ksatria layaknya tokoh pewayangan - Adipati Karno. Harapan bapaknya terpenuhi, umur 24 tahun Sukarno berhasil mengguncang podium, berteriak: “Kita Harus Merdeka Sekarang!!!”
 
Akibatnya, dia harus dipenjara. Dituduh menghasut dan memberontak. Tapi keberanian Sukarno tidak pernah padam. Pledoinya yang sangat terkenal ‘Indonesia Menggugat’ mengantarkannya ke pembuangan di Ende, lalu ke Bengkulu. Hatta dan Sjahrir, rival politik Sukarno, mengingatkan bahwa Jepang tidak kalah bengisnya dibanding Belanda. Tapi Sukarno punya keyakinan, “Jika kita cerdik, kita bisa memanfaatkan Jepang untuk meraih kemerdekaan”. Sekarang, kemerdekaan Indonesia terwujud pada tanggal 17 Agustus 1945.

Tapi apakah itu kemerdekaan yang diharapkan?
 
Di atas kereta kuda, Haji Oemar Said (HOS) Cokroaminoto berwejang kepada Sukarno muda: “Manusia itu sama misteriusnya dengan alam, tapi jika kau bisa menggenggam hatinya, mereka akan mengikutimu”.

Kalimat ini selalu dipegang Sukarno sampai dia mewujudkan mimpinya: Indonesia Merdeka!
 
 
Pemain: Ario Bayu ( Soekarno ), Maudy Kusnaedi ( Inggit Garnasih ), Tika Bravani ( Fatmawati ), Lukman Sardi ( Moh Hatta ), Ferry Salim ( Jenderal Sakaguchi ), Tanta Ginting ( Sjahrir ), Agus Kuncoro ( Gatot Mangkuprojo ), Sujiwo Tejo ( Raden Soekemi – ayah Soekarno )
 
Produksi       : MVP Pictures didukung oleh Mahaka Pictures – Dapur Films/ 2013
Produser       : Raam Punjabi
Sutradara      : Hanung Bramantyo
Skenario       : Ben Sihombing & Hanung Bramantyo
Informasi      : www.filmsoekarno.com
 
 
Kontak :
IPAM
081380040848
 
Trinity Optima Production
Jl. Hayam Wuruk No. 58.
Jakarta 11160, Indonesia
Telp. +62 21 6012700
Fax. +62 21 6014644
 
Follow Us    :   @TrinityOptimaP   |   Fan Page    :   TrinityOptimaP
WAP           :    kampungseleb.com  |   YouTube     :  vctrinity

HIMstage : Cahaya di langit itu ( Fatin )


Film 99 Cahaya Di Langit Eropa diangkat dari sebuah novel dengan judul yang sama, yaitu 99 Cahaya Di Langit Eropa. Novel 99 Cahaya Di Langit Eropa adalah novel best seller yang ditulis oleh Hanum Salsabiela Rais bersama suaminya Rangga Almahendra. Hanum Salsabiela Rais sendiri adalah seorang jurnalis, dan penulis yang telah menghasilkan tiga buah novel yaitu Menapak Jejak Amien Rais, 99 Cahaya Di Langit Eropa dan Berjalan Diatas Cahaya. Novel 99 Cahaya Di Langit Eropa menceritakan kisah perjalanan Hanum dan Rangga selama 3 tahun tinggal di Eropa yaitu di Austria yang dibalut kisah persahabatan, perjuangan mempertahankan keyakinan, dan melukiskan kembali jejak sejarah peradaban Islam di Eropa.

Sejak diterbitkan pertama kali sejak Agustus 2011 (
bulan puasa ) novel ini telah dicetak sebanyak 15 kali dalam jangka waktu kurang dari dua tahun. Novel ini banyak di review oleh para pembacanya. Bahkan dalam situs www.goodreads.com, novel ini mempunyai rating yang sangat memuaskan, yaitu1.239 dengan 249 review yang sebagian besar memberi rating lima bintang untuk novel ini.
 
Hampir 99 persen komentar, review dan apresiasi yang diberikan untuk novel ini adalah pujian atas isi novel dan gaya bahasa yang digunakan oleh penulis dimana penulis menceritakan hal “berat” berupa sejarah dalam bahasa yang sangat ringan sehingga mudah dipahami.
 
Selain itu, banyak informasi dan fakta yang ada dibalik pemahaman kebanyakan orang ternyata dibelalakkan berbeda di buku ini sebagaimana buku best seller internasional The Davinci Code dan Angel and Demon. Twist cerita yang dibangun di novel ini juga telah memberi inspirasi tersendiri.

Inilah yang membuat Maxima Pictures tertarik untuk mengangkat novel ini menjadi sebuah karya film. Dengan latar belakang pemandangan bumi Eropa, film ini menjanjikan visual yang sangat menarik, selain tentu saja jalinan cerita yang tidak kalah seru.

CAST
• Jelita Septriasa atau Acha Septriasa sebagai Hanum. @septriasa_acha
• Raline Rahmat Shah sebagai Marion. @ralineshah
• Dewi
Sandra sebagai Fatma. @dewisandra
• Fatin sebagai cameo (Fatin). @FatinSL
• Guntur Soeharjanto sebagai sutradara.
 
Sehubungan dengan akan dirilisnya film : 99 Cahaya Di Langit Eropa, dan Fatin selaku musisi yang membawakan main soundtrack di film ini, maka berikut ini kami kirimkan lagu Cahaya Di Langit Itu by Fatin.
 
Konsep lagu ini adalah soundtrack film 99 Cahaya Di Langit Eropa. Untuk single kedua Fatin sendiri masih tetap Dia dia dia yang sudah dirilis beberapa saat yang lalu.
 
 
Fwd info from :
@nabiltaufik  @SonyMusicID

Sabtu, 12 Mei 2012

HIMovie : Sule, Ay Need You...

Kasihan betul Sule....  Ayahnya, petani yang kekayaannya pas-pasan, harus jatuh miskin gara-gara gagal jadi lurah, dan jadi sinting pula.Terpaksalah Sule ke Jakarta untuk minta tolong uak Salim, adik ibunya yang konon kaya. Eh, bukannya bantuan yang ia dapatkan, tapi malah dikejar-kejar dan ditangkap polisi gara-gara dicurigai sebagai kaki-tangan seorang preman buron polisi. Ternyata, rumah yang didatangi Sule memang benar milik uak Salim, tapi dikontrakkan ke orang lain : si preman buron itulah! 

Berhubung ibunya hanya membekali uang untuk sekali jalan ke Jakarta , Sule tak bisa pulang ke desa dan harus berupaya agar bisa bertahan hidup. Ia pun nempel ke Parto, salah-satu polisi yang menangkapnya.  Romlah, istri Parto yang lagi puyeng cari pembantu, langsung merekrut Sule.  Salah-satu tugas Sule ialah mengantar Ririn – anak pertama Parto, SMP kelas 1 – ke sekolah atau ke mana pun naik sepedamotor.

Suatu hari jadwal kegiatan Romlah dan Ririn bentrok, hingga Ririn harus mengalah dan terpaksa diantar Sule naik Kopaja, yang – sialnya – ketemu rombongan copet. Para copet mengincar tas seorang cewek cantik ( bernama Ayla ) yang terpaksa ke kampus naik biskota karena mobilnya mendadak mogok.  Sule tak bisa diam melihat aksi ini dan bertarung dengan para copet demi menyelamatkan tas Ayla. Tapi kasihan betul Sule.... Dengan niat baik ia mendatangi rumah Ayla untuk mengembalikan tas miliknya.

Drs. Andre MHT MSc. – ayah Ayla – adalah seorang pengusaha top  tengah dirundung suasana duka, tegang dan serba curiga, sehubungan dengan menghilangnya Dava, anak keduanya, adik Ayla, yang  dicurigai telah jadi korban penculikan. Maklum, Andre tengah mencalonkan diri sebagai calon walikota.   Ayla memberi hadiah uang dan mengangkat sule jadi sopir pribadi sekaligus pengawal.

Sementara itu kasus Dava berkembang jadi sangat serius.  Andre menerima sms-sms gelap yang menuntut agar mundur sebagai peserta pilkada, atau “anakmu tak akan pulang untuk selamanya”, di samping peringatan klise agar tak menghubungi polisi “kecuali kalau ingin anakmu pulang tinggal nama”. Istri Andre tak tahan, stres berat sampai terkena stroke ringan. Dengan suara cadel si ibu berikrar, “Kalau orang yang berhasil menemukan Dava adalah pria dewasa yang masih bujangan, akan aku jodohkan dengan Ayla”.  Sule mendengar ucapan ini dan merasa tertantang untuk ikut menemukan Dava.

Namun belum sempat Sule memberitahukan keberadaan Dava pada Ayla, keburu Ayla minta tolong untuk mengantarnya ke bandara : menjemput Rocky, pacar Ayla yang selama ini kuliah di Amerika.  Sule langsung lemes dan patah hati. Info tentang keberadaan Dava diberikannya begitu saja pada Ayla. Ayla surprise dan mengajak Rocky menjemput Dava di rumah Benny. Ibu Ayla langsung sembuh dan menganggap  Rocky sebagai pahlawan penyelamat. Rocky dan Ayla merasa tak enak pada Sule dan ingin memberi penjelasan, tapi Sule keburu menghilang. Pulang kampung. 

Kembali ke rumahnya di desa, Sule malah menghadapi kenyataan pahit. Nunun, tetangga belakang rumah yang dititipi kunci pintu rumah oleh ibu Sule, bercerita bahwa ayah Sule sudah meninggal, dan ibu Sule justru pergi ke Jakarta untuk mencari Sule yang tak pernah berkabar. 

Sule pun kembali ke Jakarta untuk mencari ibunya. Atas bantuan Parto dan Indro ( sopir Kopaja yang jadi sahabat baik Sule ), yaitu dengan memasang iklan “mencari orang hilang” di televisi, ibu Sule berhasil ditemukan. 

Namun ada kabar yang mengguncang perasaan Sule.  Ayla menelpon Sule dan mengajak  Sule bertemu di sebuah kafe.  Dalam pertemuan ini, Ayla lalu bicara soal cinta, jodoh dan masa depan dan minta nasihat, bagaimana sebaiknya ia menghadapi Rocky yang sebentar lagi akan datang melamarnya !

Sule pun pulang kampung lagi.  Saat berjalan kaki di jalan dusun yang sepi, angin bertiup kencang. Sebuah kain kerudung melayang-layang dan “hinggap” menutup wajahnya, dan membuatnya panik dan megap-megap. 

Begitu Sule berhasil membebaskan wajahnya dari  kerudung ini,  si pemilik kerudung sudah berdiri di hadapannya. Dialah Nunun, si gadis dusun tetangga sebelah, yang tersenyum manis sekali pada Sule. Dan Sule membalas tersenyum pula seiring dengan perasaannya yang sekonyong-konyong jadi sejuk dan damai.... ***


Promotion E-MOTION ENTERTAINMENT
Jl Blora No 5 Jakarta 10310
Tlp/Fax : 021-310 3888/021-315 5777
Hp : 087870553939
Twitter : @fauzanzz
YM : fauzanzz