Minggu, 09 Maret 2014

HIMstage : Hijrah cinta ( Rossa )


Semua yang mempunyai awal pasti akan menghadapi akhir, dan sebuah akhir menjadi awal yang baru. Itulah yang digambarkan oleh Melly Goeslaw dalam lagu ciptaannya yang dinyanyikan Rossa; HIJRAH CINTA. Single terbaru Rossa ini menggambarkan bagaimana seseorang bisa menentukan sendiri titik ‘akhirnya’ dalam perbuatan negatif dan penuh dosa untuk selanjutnya memilih jalan yang baik.
 
Selain dorongan dari dalam diri, terkadang peranan orang tercinta juga menguatkan kita untuk ‘berhijrah’ menempuh hidup baru yang diridhai Allah SWT. Irvnat yang berperan sebagai vocal director di lagu ini, mengarahkan Rossa ke gaya bernyanyi yang grande dan bermain di nada-nada ‘berani’.

Lagu ‘Hijrah Cinta’ diciptakan khusus sebagai Original Soundtrack (OST) film ‘Uje Dan Pipik’, sebuah film yang diilhami oleh perjalanan hidup Almarhum Uje. Semua kisah terangkum dalam film produksi Multivision ini; mulai dari bagaimana hancurnya hidup Uje hingga ia bertemu dengan jodohnya (Pipik) yang kemudian menjadi istri soleha – menuntunnya ke jalan benar hingga menjadi Ustad besar.
 
“Sebuah kisah yang indah, suatu kehormatan bagi saya menyanyikan lagu ini. Aku mengenal Uje secara pribadi, dan Melly membuat lirik yang begitu menyentuh. Jadi ketika rekaman beberapa kali aku menangis, aku teringat almarhum dan meresapi lirik yg amat dalam tentang cinta kepada Allah tak ada bandingannya", jelas Rossa. Film ‘Uje dan Pipik’ akan dirilis pada bulan April 2014.
 
Check Out On Youtube:
 
Follow Us    :   @TrinityOptimaP @mynameisrossa  
Fan Page    :   TrinityOptimaP , rossa.roslaina
Website   :   www.trinityproduction.com
WAP  :    kampungseleb.com
 
 
Kontak :
IPAM  |  @ipamutter
081380040848
 
Trinity Optima Production
Jl. Hayam Wuruk No. 58.
Jakarta 11160, Indonesia
Telp. +62 21 6012700  |  Fax. +62 21 6014644

HIMstage : Rahasia hati ( Element )


Beberapa kenangan terasa terlalu manis untuk dibiarkan berlalu. Kenangan yang begitu indah, malah bisa menjadi penyemangat dalam perjalanan hidup kita. Begitupun yang yang terjadi dalam perjalanan Element. Di setiap ulang tahun mereka yang bertepatan dengan hari Valentine, Element selalu mendapatkan dorongan semangat untuk menyumbangkan lagi karya karya spesial mereka di dunia musik. Dan gairah itupun tak terbendung lagi tahun ini.
 
Menyambut ulang tahun mereka yang ke-15, Element yang sekarang berisikan Ferdy ( vocal ), Fajar ( keyboard ), Arya ( gitar ), Ibang ( bas ) dan Didi Riyadi ( drum ) melempar kembali karya karya fenomenal mereka dunia musik.  Lewat sebuah album berjudul : Save The Best For Last.
 
Album ini tidak begitu saja merilis ulang lagu-lagu mereka terdahulu. Namun, Element ingin berbagi tentang proses mereka beranjak dewasa. Caranya dengan mengaransemen ulang lagu-lagu mereka. “Kali ini kita arransemen ulang dengan taste kita sekarang. Karena Element 15 tahun lalu, dan Element sekarang pasti sangat berbeda,” Tutur Arya tentang ide mengarransemen ulang lagu-lagu mereka. Penggarapan ulang itu diharap bisa menggambarkan perjalanan kedewasaan mereka.

Untuk menyampaikan kenangan kenangan itu dengan lebih indah, Element menggandeng 5 orang produser untuk menggarap tiap lagu mereka. Mereka adalah Pay, Andi Rianto, Noey, Harry Budiman dan Andi Ayunir. Selain itu Element juga mengajak musisi dari berbagai genre untuk menghiasi lagu-lagu mereka. Inul Daratista, Ras Muhammad dan Millane Fernandez.  Dan untuk memuaskan kerinduan dengan Element yang lama, di album ini juga ada dua buah lagu yang menghadirkan semua mantan personel.
 
Yang pertama akan dihadirkan sebagai single adalah : Rahasia Hati. Sebuah lagu yang diambil dari album Paradoks (2003). Lagu yang diproduseri Andi Rianto ini langsung menggambarkan perubahan dalam diri Element. Rasa lagu ini amat berbeda dengan yang didengar 11 tahun lalu. Namun akan lebih cocok dengan telinga kita sekarang. “Kita tak pernah meninggalkan pendengar yang bersama kita sejak dulu. Kita beranjak dewasa bersama. Makanya, taste lagu juga bukan Element yang Abg dulu lagi. Enggak juga lantas jadi abg masa kini,” tambah Arya lebih lanjut.
 
Element masa kini pasti akan lebih terasa lewat dua lagu yang tertuang dalam album ini. Dua lagu yang berjudul Semu dan Ada Atau Tanpamu (feat. Millane Fernandez) adalah karya terbaru yang ditulis untuk membuat album Save The Best For Last ini makin komplit.
 
Sembari menikmati versi terbaru Rahasia Hati, mari kita tunggu kehadiran album Save The Best For Last yang akan dirilis dalam format CD dan digital. Sebuah album yang akan membawa masa masa terindah kembali kepelukan kita.
Let’s taste the best!
 
Judul Album : Save The Best For Last
Artist : Element
Produksi : Element Production
Distributed and Manufactured by: Warner Music Indonesia
 
Song List:
1. Maaf Dari Surga (Feat.  Inul Daratista). Music Producer : Pay
2. Rahasia Hati. Music Producer : Andi Rianto
3. Tertatih (Element Reunian). Music Producer : Element,Harry Budiman, Element Reunian.
4. Satu Cerita Tentang (feat. Ras Muhammad). Music Producer : Harry Budiman
5. Cinta Sejati. Music Producer : Noey JavaJive
6. Maaf Dari Surga. Music Producer : Pay
7. Semu. Music Producer :Element
8. Ada Atau Tanpamu (Feat. Millane Fernandez). Music Producer : Harry Budiman & Element
9. Pergilah Adinda (Element Reunian). Music Producer : Element
10. Kupersembahkan Nirwana. Music Producer : Andi Ayunir
 
Element Discography :
Hanyalah Cinta (1999)
Kupersembahkan Nirwana (2001)
Paradok (2003)
Dialog (2005)
Resonansi (2006)
Neo Resonansi (2007)
Terang (2009)
 
 
Kontak :
Ken Basarino a.k.a Rinno
WARNER MUSIC INDONESIA
Alia Building Lt. 6. Jl. M.I. Ridawan Rais No 10-18
10110 Jakarta Pusat, Indonesia                                      
Tel: +621-3867626 | Mobile: 081298223687 |
Pin BB : 76BCD26C l Fax: +621-3867606 - 3867607  

HIMstage : Cinta oplosan ( Ratu Dewi )


Demam “oplosan” yang tengah mewabah, ditanggapi penyanyi Ratu Dewi dengan merilis single berjudul “Cinta Oplosan”. Lagu dangdut koplo ciptaan Yogi “Gaijin” ini bercerita tentang para lelaki yang suka mengobral cinta. Siapa mengira, isi lagu ini persis dengan kisah pribadi penyanyinya.
 
Ratu adalah pemenang utama WALI Cari Idola 2013 yang digelar di 4 kota utama di Pulau Jawa. Karakter vokal gadis asal Jakarta yang kuat ini, membuat lagu “Cinta Oplosan” hadir dengan ringan dan easy listening. Yang pasti, lirik lagu ini menyindir para pengobral cinta yang dibahasakan Ratu Dewi sebagai “cinta oplosan”.
 
“Dikhianati itu kan sakit rasanya. Meski lagu ini lagu galau tapi tidak melow,” kata Ratu.

Lagu ini sendiri memiliki makna mendalam bagi gadis yang sudah mulai bernyanyi sejak usia 5 tahun itu. Ya, apalagi kalau bukan cerita dalam single ini memiliki kesamaan dengan kisah percintaannya. Jujur diakui Ratu, dirinya pernah disakiti oleh dua laki-laki pengobral cinta oplosan dalam waktu berbeda. Itulah mengapa, lagu ini disebut Ratu menjadi sebuah peringatan kepada kaum wanita dan sentilan bagi laki-laki iseng.
 
Meski baru bergabung dengan NAGASWARA, Ratu bukanlah penyanyi baru. Dalam 5 tahun terakhir, Ratu yang kelahiran Bogor, Jawa Barat itu, sudah menelurkan 3 buah album dan 2 single. Dia merilis album dangdut "Duh Sakit" (2003), mini album pop “Lelaki Hanyalah Mainan” (2009), single pop “Maafkan Aku” (2011), dan terakhir single “Anytime Beib” saat tergabung dalam duo D’Cute. Selain dunia tarik suara, Ratu juga membintangi iklan produk, main dalam 3 judul seperti “Bukan Siti Nurbaya”, “Rumah di Atas Bukit”, dan “Cinta Dalam Ketopkrak”.
 
Menurut rencana, single “Cinta Oplosan” akan masuk bersama lagu-lagu pemenang WALI Cari Idola 2013 lainnya dalam sebuah album kompilasi bersama WALI. Hal ini, tentu saja sangat membahagiakan Ratu. Menurutnya, dia bahkan  tidak pernah menyangka bisa kenal dan bekerja sama dengan group papan atas Tanah Air itu.
 
“Aku hanya menjalani, dan ini menjadi berkah buatku,” kata dara kelahiran Bogor, Jawa Barat, 7 Juli 1988 itu merendah. (PR)
 
Artis                 : Ratu Dewi
Single               : “Cinta Oplosan”
Cipt.                 : Yogi “Gaijin”
Label                : Big Indie NAGASWARA
 
 
Kontak :
-ViCkiE LoNtoH-
Head of Radio Promotion Div.
Nagaswara Music,Media & Entertainment
0812 900 1592
237BDEC8
@viclon8
http://youtube.com/nagaswaraofficial  |  http://nagaswara.co.id/

HIMstage : Tak mau main-main ( Wilgo )


Menurut Wilgo, apapun harus dijalani dengan serius dan nggak boleh main-main. Ini lah yang coba ia ungkapkan di single terbarunya. 
 
Setelah melambung dengan single hit –nya “With You”, penyanyi yang punya nama lengkap William Gomez ini kembali dengan single terbarunya yang bertajuk "Tak Mau Main-Main".
 
Lewat single barunya ini, Wilgo, panggilan dari William Gomez mencoba bermaindengan nuansa akustik yang hangat dan organik. Sebuah pendekatan yang berani dari dari single sebelumnya, “Hit You” yang mengedepankan unsur musik dance-electronic dengan bebunyian imitatif. 
 
“Single terbaru Wilgo, ‘Tak Mau Main-Main’ ini membuktikan kalau Wilgo punya keberagaman musik, dari dance electronic sampai akustik,“ ungkap Wilgo soal lagu yang ditulis oleh Irwan Simanjuntak.
 
Dan memang sedikit mundur ke belakang, jika dilihat dari mini album Wilgo yang berisi 5 lagu, dimana terdapat  single “Tak Mau Main-Main” ini, maka jelas sekali warna dan gaya suara serta musik yang disuguhkan Wilgo memang menawarkan keragaman musik pop yang luar biasa. Dari balada, gaya soul, dance, hingga pop akustik. Sangat kaya!

“Tak Mau Main-Main” menawarkan gaya musik akustik yang hangat. Dimulai dari intro gitar akustik, perpaduan melodi dan kunci yang catchy, membuat lagu ini jadi layak mengisi keseharian pendengarnya. Liriknya pun tak sulit, berbicara tentang kemantapan dan keseriusan menjalin hubungan, sesuatu yang sulit untuk dilakukan dalam menjalin komitmen.
 
Itu mengapa lagu ini terasa pas buat mereka yang tengah menjalin hubungan, untuk menjadi semangat bagi mereka untuk menjalani hubungan yang lebih serius.
 
Sebagai seorang penyanyi yang juga punya kemampuan menulis lagu, penyanyi kelahiran Palembang 21 Januari 1987 yang ternyata juga mengelola restoran ini tahu benar bagaimana ia harus serius dan tak main-main dalam menjalankan sesuatu.
 
Sejak 2008 ia berkarir, dirinya sudah mendapatkan banyak perhatian, dari radio dan pendengar musik.  Dua single pertama “Lia” dan “Bidadari” cukup menuai atensi dari banyak radio di tanah air.
 
Berduet dengan Irwan Simanjuntak sebagai penulis, music director dan arranger, Wilgo merasa punya amunisi yang cukup untuk melangkah serius di industri musik Indonesia.
 
“Ya, untuk terjun dalam hal apapun saya rasa nggak boleh setengah-setengah, nggak boleh main-main, harus serius,”ungkapnya.
 
Semoga dengan single terbarunya ini, Wilgo bisa lebih diterima oleh masyarakat pecinta musik di tanah air.
 
MORE ABOUT WILGO:
 
 
Wahyu Nugroho a.k.a. wahyuacum
music publicist, music writer
08170409142 | 081218091834
twitter: @wahyuacum 
 
Seven Music 
jl. Permata Berlian Blok Q4.27
Permata Hijau - Jakarta Selatan 12210
t: 021-5300254 | f: 021-53653298
 
Sumber artikel :

HIMstage : Fatin for you ( Fatin )


Awal dari perjalanan karir Fatin ditandai dengan dirilisnya album solo terbarunya yang diberi judul “Fatin For You”, setelah sebelumnya Fatin pernah mengisi album kompilasi bertajuk The Best Of Islamic Vol. 2 dimana di dalamnya menampilkan single religinya yang berjudul KekasihMu dan sukses menjadi album best seller.

Fatin For You adalah album perdana Fatin dalam rentang karirnya yang terhitung muda. Dalam album ini, beberapa lagu di antaranya adalah hasil karya composer kelas dunia seperti Hayden Bell. Hayden Bell adalah Creative Director the Bell Hughes Music Group ( BHMG ) yang berlokasi di Queensland, Australia. Selama ini karya-karyanya telah dibawakan penyanyi kelas dunia seperti Madonna, Celine Dion, Britney Spears, Christina Aguilera, dan Avril Lavigne.

“Aku tahu dengan dunia musik yang saat ini sedang surut, memproduksi album dengan usaha yang luar biasa bukan hal yang gampang. Apalagi melibatkan produser internasional. Dan aku bersyukur diberikan kepercayaan oleh Sony Music” jelas Fatin.

Bekerja sama dengan KFC Indonesia dan Swara Sangkar Emas, album Fatin For You ini bisa didapatkan di gerai-gerai KFC di seluruh Indonesia.
 

Album ini adalah penggambaran mengenai keceriaan, kesedihan, kegalauan sampai kebahagiaan anak muda seumurannya. Di album ini terbentang 12 lagu yang pemilihannya didasarkan pada kecintaan Fatin pada warna-warna musiknya. Tidak melulu baru, sebuah hit single yang sudah populer sebelumnya, dimasukkan juga seperti single kemenangnanya yang berjudul “Aku Memilih Setia”. Sementara lagu-lagu lain dibawakan dengan corak yang beragam, mulai dari yang up beat hingga ballad. Tetapi secara keseluruhan mempunyai kesinambungan yaitu adanya unsur pop dalam setiap lagunya, hal ini sesuai dengan warna vokal alto Fatin yang matang.

Bukan hanya komposer kelas dunia yang mendukung pembuatan album perdana Fatin, namun komposer lokal dengan talenta luar biasa seperti Fredy, Aries Noor dan Nuke juga turut memberikan dukungannya untuk album Fatin For You.

Fredy dan Aries Noor yang sudah mendukung Fatin sejak single pertama turut andil, salah satunya melalui lagu berjudul “Dia Dia Dia” yang didaulat menjadi single kedua Fatin dan bercorak ballad dengan penghayatan yang mumpuni. Cocok sekali sebagai lagu pengaut untuk album perdana Fatin. Proses syuting video klip Video Klip “Dia Dia Dia” yang dilepas 2 minggu lalu via Youtube, langsung melejit menjadi lebih dari satu juta viewers. Sebuah pencapaian yang luar biasa untuk penyanyi muda sekelas Fatin.

Lagu yang tak kalah menghentak dibawakan dalam lagu berjudul “Semua Tentangmu.” Beberapa lagu lain dibawakan Fatin secara berduet, seperti di lagu Kaulah Kamuku (duet dengan Mikha Angelo) dan Jangan Kau Bohong ( menghadirkan New Kingz – Derby Romero & Roy Ricardo )


Informasi lebih lanjut :
Sundari Mardjuki
Marcomm Manager Sony Music
Marketing & Communication Manager
@ SonyMusicID
 
Sony Music Entertainment Indonesia
Jl. Johar No.13, Menteng
Jakarta 10350 – Indonesia
+6221 390 1268 | +6221 3192 5739

HIMstage : Diam ( Satu Band )


Di tahun 2014 PositifArt Music mengawalinya dengan merilis sebuah band yang bernama SATU, dengan single teranyarnya DIAM, sebuah band yang dahulunya bernama arlodia ini sudah merubah nama menjadi SATU dengan harapan semua bisa satu hati mengahadapi dunia musik Indonesia yang memiliki segudang tantangan.
 
Dalam perjalanannya dahulu band ini bernama Arlodia dengan personil 6 orang, setelah keluarnya salah satu personilnya dan sebab lainnya akhirnya dari produser om jana mengusulkan pergantian nama menjadi SATU yang diamini oleh anak-anak bandnya.
 
SATU berharap dengan pergantian nama ini membuat setiap personilnya akan memiliki satu visi, satu misi, satu hati untuk memajukan dan menjadikan SATU band menjadi band nomor satu di Indonesia minimal nomor satu di hati para fans - fansnya.

Lagu Diam bertemakan tentang sakit hati dan patah hati seseorang yang hanya Diam saat ditinggal, disakiti, tidak dihiraukan,…sebuah perasaan yang pernah dirasakan oleh semua orang.
 
Proses pembuatan lagu DIAM dibantu oleh pencipta lagu sendiri, seorang musisi yang sudah dikenal di Indonesia yaitu dody kangen band, dan selama proses pembuatan musik dody ikut mendampingi para personil SATU, “mereka band yang memiliki potensi, terutama Nina, vokalnya sangat berkarakter” ujar dody Kangen Band.
 
Kami POSITIFART MUSIC sekali lagi dengan bangga mengahadirkan kembali SATU dengan single “DIAM” ke pentas musik Indonesia, jangan lupa follow twitter @BANDSATU dan @positifartmusic
 
 
DONI WHITE
Radio Promotion
PT. Positif Art Musik
Kompleks Ruko Cibubur Indah 3 Blok C No.3
Jl. Jambore Raya Cibubur, Jakarta Timur
Tlp/Fax: 021-8771557
Hp:0818709626 / 081398447599

HIMstage : Kecanduan cinta ( Sherly Mey )


Mengawali kariernya sebagai penyanyi pop, Sherly Mey kini justru nyaman di jalur dangdut. Bergabung dengan NAGASWARA di awal tahun ini, perempuan berparas cantik itu merilis sebuah nomor dangdut koplo modern berjudul “Kecanduan Cinta”. Serupa dengan judul lagu yang dinyanyikan Sherly juga mengaku kecanduan dangdut.
 
“Karakter vokalku pop. Tapi kalau dicermati, tetap berasa dangdutnya. Aku berharap banyak yang bakal kecanduan dengan suaraku,” kata Sherly yakin.

Menurut rencana, single ini akan dimasukkan ke dalam album Sherly yang berisi 8 lagu. Yang menarik, album Sherly tidak hanya berisi lagu dangdut, melainkan ada juga beberapa lagu pop, di antaranya ciptaan Cindy Bernadette. Dengan cara ini, Sherly berharap dapat memberikan banyak pilihan kepada pecinta musik Tanah Air.
 
Sherly praktis mulai menekuni dunia nyanyi sejak berusia 10 tahun. Di usia 14 tahun, Sherly membentuk sebuah band bernama Salute band, dan mengikuti sejumlah festival band di kota Malang, Jawa Timur. Seorang guru SLTA, kemudian memperkenalkan Sherly pada musik dangdut. Dari sang guru, Sherly mengaku kepincut musik dangdut.
 
Namanya mulai dikenal ketika memutuskan bergabung dengan group vokal Wong Telu di pertengahan tahun 2005. Di awal tahun 2007, Sherly bergabung dengan group vokal 3 Dewi dan merilis single “Hilang Tak Berkesan”. Selanjutnya Sherly sempat bersekolah di IP Entertainmen dan terjun sebagai MC dalam berbagai kesempatan.
 
Memasuki tahun 2009,  Sherly Mey melanjutkan karir menyanyi dengan bersolo karir .Tahun  2013 Sherly Mey sempat merilis single terbaru solo serta video clip yang berjudul “Pacarku” ciptaan Cindy Bernadette dan diaransemen oleh Oni Fathoni. (PR)
 
 
Kontak :
-ViCkiE LoNtoH-
Radio Promotion
Nagaswara Music & Publishing
Mobile : 0812 900 1592
Pin : 237BDEC8
Twitter : @viclon8
http://youtube.com/nagaswaraofficial  |  http://nagaswara.co.id/