Sabtu, 14 Desember 2013

HIMstage : Kebebasan ( Radhini )


Penyanyi asal Jakarta ini kembali dengan single daur ulang lagu pop klasik 90-an milik band Singiku bertajuk “Kebebasan”.
 
Penyanyi asal Jakarta, Radhini kembali dengan single terbarunya. Yang menarik adalah single terbarunya ini adalah single daur ulang dari lagu pop klasik 90-an milik band Singiku yang bertajuk “Kebebasan”.
 
Lagu “Kebebasan” sendiri pertama kali dirilis Singiku pada tahun 1996, lagu yang diciptakan oleh salah satu personilnya, Pongky Praseyto ini menjadi satu-satunya single hit dari album Cerita Pagi yang dirilis pada tahun itu.
 
Single ini, yang juga didukung dengan munculnya videoklip memorablenya yang konon, mengangkat nama Andara Early yang berperan sebagai gadis lugu berbehel gigi, menjadi satu paket mengapa Singiku dan lagu “Kebebasan” menjadi hit di era 90-an.
 
Ide untuk pilih remake lagu kebebasan ini datang dari dua produser Radhini, Rishanda dan Ifa Fachir.
 
“Setelah kita bertiga bikin musiknya pas pre-pro, kita bertiga langsung jatuh cinta sama lagu ini begitupun aransemennya,” ungkap Radhini soal ide untuk daur ulang single ini.
 
“Di lagu ini aku bisa explore suaraku lebih lagi, dan aku bisa ‘bersenang-senang’ dengan lagunya. Kalau dulu kan aku sempet keluarin teaser tapi ballad. Sedangkan ini upbeat dan ada sentuhan sound elektroniknya, jadi memang total beda tapi aku suka banget,” tambahnya.

Sedikit flashback, Radhini sendiri mendengarkan lagu ini saat umurnya masih 12 tahun, ia mengingat saat pertama kali mendengar lagu “Kebebasan” ini.
 
“Krn dari kecil sudah passion sama musik dan nyanyi, dulu inget banget pas denger lagu ini aku berpikir ‘wow lagu ini keren banget ya’. Setelah 13 tahun kemudian, which is sekarang aku dengerin tetep impressed sama lagunya,” ungkapnya.
 
Nggak banyak lagu pop Indonesia 90-an yang punya karakter, dan Singiku dengan “Kebebasan” adalah salah satunya. Radhini pun mengamininya. 
 
“Itu lagu lama yang kalau kita dengerin sekarang tetep berasa lagu sekarang, karena pemilihan sound, mixing, mastering yang gila banget moderennya,” kata Radhini.

Singiku sendiri adalah salah satu musisi yang Radhini menaruh hormat kepada mereka.

“Mereka adalah salah satu musisi yang aku angkat topi,” ungkapnya.

Itu mengapa ada banyak tantangan tersendiri bagi Radhini dalam menampilkan daur ulang lagu ini.
 
“Tantangannya adalah ini kan single pertama dari albumku yang akan datang, terus lagu ini hit banget pada jamannya. Jadi aku harus bikin gimana caranya supaya terdengar jauh berbeda dari aslinya, dan terdengar "Radhini", bukan terdengar "Singiku", “tutupnya.
 
Penyanyi yang punya nama lengkap Radhini Aprilya Hapsari ini lahir di Jakarta, 19 April 1988. Dirinya mulai terjun ke dunia musik sejak berumur 11 tahun, saat itu ia memenangkan beberapa penghargaan lomba tarik suara. Bakatnya kian diasah ketika ia mengikuti sekolah musik Purwacaraka. Selain itu, ia juga mengembangkan kemampuan vokalnya dengan mendengarkan sekian banyak penyanyi dan musisi yang jadi inspirasinya, dari mulai Corrine Bailey, Joss Stone, Duffy, Erykah Badu, Alicia Keys dan lain sebagainya.  
 
Sebagai penyanyi, Radhini telah berkontribusi sebagai penyanyi utama, penyanyi latar maupun kontributor di beberapa album dan penampilan musisi-musisi papan atas tanah air, dari  Jazzophonic & Friends, Brush Section, Rieka Roslan & The Troubadors, Adrian Martadinata, Lawrence Aswin (SOVA), Maliq & D’Essentials, 21st Night, RAN, Slank sampai yang terbaru Sandhy Sondoro.
 
Dirinya pun sempat memiliki proyek duet “Radhini Renita” yang kental dengan aliran R&B, Motown, pop dan musik tahun 90-an.
 
Semoga single daur ulang “Kebebasan” dari Radhini ini bisa memberi warna baru sekaligus membangkitkan kenangan akan musik pop Indonesia yang bagus dan berkualitas.
 
Twitter: @RADHINI_
Youtube: Radhini Aprilya
 
 
Kontak :
Wahyu Nugroho a.k.a. wahyuacum
music publicist, music writer
08170409142 | 081218091834
email: w.nugroho79@gmail.com  |  twitter: @wahyuacum 
 
Seven Music 
jl. Permata Berlian Blok Q4.27
Permata Hijau - Jakarta Selatan 12210
t: 021-5300254 | f: 021-53653298
website: www.sevenmusic.co.id  |  google +: Seven Music
facebook: www.facebook.com/Sevenesia   |   twitter: @Sevenesia
 
Sumber artikel :

HIMstage : Fantasy ( Lee Jeong Hoon )


Lee Jeong Hoon adalah salah satu artis NAGASWARA yang memiliki banyak kesempatan untuk membuktikan kemampuannya dalam berolah vokal. Setelah tampil sebagai salah satu personil boyband HiTZ ( bersama Irwan Chandra dan Ferdinad Kartiko ) beberapa waktu lalu, pemuda berdarah Korea ini dipasang berduet dengan Tika Ramlan (salah satu personil T2). Dan di penghujung tahun 2013 ini, Lee memastikan kehadirannya sebagai penyanyi solo dengan nomor cantik berjudul “Fantasy”.
 
Hadirnya Lee dengan single “Fantasy” ini, jelas mengobati rindu para penggemarnya. Memang, sejak awal hadir di blantika musik Tanah Air, Lee dan groupnya identik dengan lagu-lagu up beat. Saat tampil solo, Lee kembali dengan kemampuannya bernyanyi dalam tempo musik yang kurang lebih sama. Mudah ditebak, dalama setiap penampilannya, Lee akan hadir dengan dance-dance yang memukau. Lewat single ini, Lee mengaku menemukan semangat baru dalam berkarya.

“Aku sangat menyukai lagu-lagu dengan tempo cepat. Sangat enerjik. Ini memberi semangat dalam berkarya,” ujar Lee.
 
Pengerjaan single ciptaan Pia Fellini & Tubagus Farhan ini terhitung cepat. Menurut Lee, lagu ini diperoleh pada bulan Oktober 2013. Selanjutnya, ia hanya membutuhkan waktu satu hari untuk take vokal di bulan November. Menyusul dirilisnya single ini pada bulan Desember, NAGASWARA sudah mempersiapkan penggarapan video klip lagu tersebut.
 
“Aku excited. Semua berjalan lancar,” tambah Lee yang fasih berbahasa Indonesia.
 
Meski akan menjalani masa promo untuk proyek solonya, Lee tetap akan membagi waktu dengan rekan duetnya Tika. Lee dan Tika dipasang NAGASWARA lewat lagu “Tuk Buatku Kembali.” Single Lee dan Tika ini, mulai merajai sejumlah puncak tangga lagu di daerah-daerah. Keduanya pun kerap tampil di televisi. Lee berharap bisa mensejajarkan waktunya bersama Tika maupun untuk project solo.
 
“Aku berterimakasih karena masyarakat Indonesia bisa menerima kehadiranku dengan baik,” kata Lee jujur. (PR)
 
Artis                 : Lee Jeong Hoon
Single               : “Fantasy”
Cipt.                 : Pia & Farhan
Label                : Big Indie NAGASWARA
Release            : Desember 2013
 
 
Kontak :
-ViCkiE LoNtoH-
Radio Promotion
Nagaswara Music & Publishing
vickie@nagaswara.co.id

0812 900 1592
Pin BB by request
  |  @viclon8
http://youtube.com/nagaswaraofficial
  |  http://nagaswara.co.id

HIMstage : Kompor meleduk ( Ost. Comic 8 )


Menggenapi cerita film yang unik dari Film Comic 8 yang dibintangi oleh para comedian Stand-up Komedi, Falcon Pictures melengkapi Film tersebut dengan Sebuah Soundtrack Film yang berjudul Kompor Meleduk.
 
Berbeda dengan versi asli lagu yang pernah populer oleh Almarhum H Benyamin Suaeb,  Lagu Kompor Meleduk kali ini dibaurkan dengan lagu Letoy – Blackout, Tak Gendong – Mbah Surip,  disamping Lagu Kompor Meleduk – Benyamin Suaeb  itu sendiri sebagai  lagu utamanya.
 
Bauran Lagu-lagu yang tetap mengangkat judul Kompor Meleduk ini bikin suasananya pas, segar dan jadi berbeda. Lagu ini jadi lebih menjawab tuntutan kekinian dan jadi sarana yang simple bagi pendengarnya menuju kegembiraan hati.

Falcon Music, yang diserahi tugas membuat sebuah soundtrack yang pas dan menarik untuk Film Comic 8 yang mengocok perut, menyerahkan tugas tersebut kepada musisi sekaligus composer muda bertalenta, Ammir.
 
Menyimak Lagu Kompor Meleduk bergaya baru yang kental permainan bass dan raungan gitarnya ini pendengar bakal diajak menikmati vocal yang asyik dari Indro Warkop Mongol, Ernest, Kemal, Mudy, Bintang, Babeh, Arie Kriting, dan Fico yang tak hanya pandai berakting melainkan juga unjuk suara.

Single Comic 8 ini dibawakan oleh para Stand Up Comedy :
1. Ernest Prakasa
2. Mongol
3. Babe
4. Fico
5. Bintang Timur
6. Kemal Palevi
7. Arie Kriting
8. Mudy Taylor dan penampilan khusus oleh Indro Warkop

Penasaran Cek Trailer Film Comic 8 :
http://www .youtube.com/watch?v=_d7K0cuz_J8

Untuk Klip single “Kompor Meleduk” silahkan di intip
http://www.youtube.com/watch?v=gWdeD66NYb4
 
Kontak :
Arie Pitax  |  Dhona Doel
Radio Promotion FALCON MUSIC
JLN. DUREN TIGA NO 35
MAMPANG JAKSEL
021 – 7974970 | 021 – 7992680
Official press release is presented by : Falcon Interactive

HIMstage : Seventeen ( Vanya Shinta )


Perjalanan Vanya Shinta atau yang biasa dikenal dengan Vanya sebagai seorang penyanyi belum berhenti usai dirinya  keluar dari label Multiswara. Di bawah naungan Indo Creative Management dia memutuskan untuk melanjutkan kiprahnya dengan mengeluarkan single yang bisa dikatakan sangat jarang dilakukan oleh pelaku di industri musik Indonesia yaitu jenis musik EDM ( Electronic Dance Music ) dan dengan lyric berbahasa Inggris.
 
Kenapa Produser memilih Vanya untuk membawakan jenis musik EDM ? Selain melihat peluang dan maraknya  lagu – lagu jenis EDM luar yang masuk ke Indonesia. produser melihat VANYA memiliki  sesuatu yang berbeda apabila membawa jenis musik beat & dance. Karakter vocalnya yang memang cocok, talenta dan jiwa muda yang ada pada VANYA akan membuat lagu ini sangat pas dibawakan oleh VANYA.
 
Single yang diberi judul SEVENTEEN ini musiknya digarap dengan sangat serius oleh Alam Urbach. Waktu pengerjaan sampai selesai pun cukup memakan waktu sampai 2 bulan. Untuk Alam urbach yang sudah biasa menggarap musik musisi  seperti Afgan, Rossa, namun dalam menggarap musik EDM ini adalah yang perdana. Alam merasa tertantang ketika ditawarkan untuk ikut memproduseri serta menggarap musik jenis EDM yang dibawakan oleh artis Indonesia dan dengan lirik berbahasa Inggris.
 
Sebelumnya, VANYA yang juga seorang presenter Infotainment Seleb Expose Trans7 telah sempat mengeluarkan 4 single, yaitu “Kamu Buat Hatiku Mati’, “Pas Kena Hatiku”, “Bad Boy Bad Girl” dan “Keliling Dunia”. Namun namanya mulai dikenal ketika Vanya bersama Pay & Irang membawakan single Pas Kena Hatiku & Bad Boy Bad Girl dan sempat merajai top chart radio & TV di Indonesia.
 
SEVENTEEN sendiri menceritakan tentang perasaan jatuh cinta yang bisa membuat kita seperti kembali ke umur 17-an... bebas, childish, perasaaan yang melayang – layang, semua bisa gila karena cinta...
 
Mungkin memang sangat tidak umum di Industri musik Indonesia mengeluarkan single dengan lirik Bahasa Inggris, tapi bagi VANYA & Indo Creative sebagai produser & management yakin single SEVENTEEN ini dapat di sukai dan di terima di industri musik Indonesia dan bahkan lewat jenis musik EDM ini bukan tidak mungkin kedepannya akan dapat diterima di industri musik luar.
 
Oleh karena itu support yang sebesar – besarnya dari semua media dan pendengar sangat dibutuhkan untuk kesuksesan single SEVENTEEN ini.. Semoga sesuatu yang berbeda ini bisa semakin menambah warna di industri musik Indonesia...
 
Artist                :           VANYA SHINTA ( @vanyashinta )
Title                  :           “SEVENTEEN”
Composed by   :           Audy Madradi
Producer           :           Ivan Haeqal & Alam Urbach
Label                :           Indo Creative Management ( @indo_cm )
 
 
Ivan Haeqal
Business & Promotion Head
Indo Creative / Glossy Indonesia
081310577441 ( WA )  |  Pin: 2A55643C

HIMstage : Sesal ( Asta )


Seven Music menyambut ASTA, trio rock asal Semarang.    

Di tengah-tengah musik yang beragam, hadir ASTA, trio yang dipertemukan oleh musik dan mencoba mengemas musik rock dan pop dengan warnanya sendiri. Dan Seven Music bangga menjadi label yang melihat mereka hingga kemudian merangkulnya dalam keluarga besar Seven Music.
 
Band asal kota Semarang yang sudah berdiri sejak 2005 ini mengategorikan musiknya dalam genre modern rock, atas dasar ketertarikan masing-masing mereka dengan musik rock dan pop serta elemen-elemen moderinitas dalam musik.
 
Selama 9 tahun, mereka berkarir secara independen; popularitas mereka terdengar dari mulut ke mulut dari tiap arena panggung musik yang mereka lakoni. Satu album independen bertajuk Transisi berhasil mereka torehkan di tahun 2006 sebagai buah perjalanan mereka.
 
Kini, band yang telah mengalami bongkar pasang personil ini hijrah ke Jakarta, dan bertemu formasi solidnya: Wayan [drum], Christy Karina [vocal] dan Audri Ferainy [bass]. Bertiga, mereka mencoba meleburkan luasnya pengaruh musikal masing-masing personil, dari Paramore hingga Joss Stone, Copeland sampai Radiohead, The Script sampai Emeli Sande, dan masih banyak lagi.

“Kita mencoba meleburkan semua itu dan mengalirkannya dalam musik dan lagu yang kita buat,” ujar Asta.

Atas bergabungnya mereka dengan Seven Music, Asta berkomentar :
“Seven Music adalah label yang kita cari selama ini, mereka sangat supportif dan peduli terhadap musik dan perjalanan yang kita lewati. Menjadi bagian dari label ini adalah sebuah kehormatan tersendiri buat kami.”
 
Berbekal formasi baru, bersama Seven Music, Asta merilis single “Sesal”, sebuah lagu yang ditulis oleh Wayan bersama dengan eks kibordis mereka, Eriel dan diaransemen secara apik oleh Hasta. Sebuah lagu berirama lambat, namun kedalaman lirik dan lagunya sangat pas untuk mereka yang merasakan emosi yang sama dengan cerita yang disampaikan dalam lagu ini. Sebuah cerita tentang rasa egois yang telah menghancurkan hubungan cinta yang telah terbina sejak lama.
 
Mencoba terjun dalam derasnya industri musik di tanah air, lewat single-nya, Asta berharap kemasan musiknya bisa diterima oleh masyarakat luas dan memberi goresan warna bagi musik Indonesia. 
 
Website: www.astakita.com  |  Twitter: @astaofficial  |  Youtube: ASTAchannel
 
 
Kontak :
Wahyu Nugroho a.k.a. wahyuacum
music publicist, music writer
08170409142 | 081218091834
email: w.nugroho79@gmail.com  |  twitter: @wahyuacum 
 
Seven Music 
jl. Permata Berlian Blok Q4.27
Permata Hijau - Jakarta Selatan 12210
t: 021-5300254 | f: 021-53653298
website: www.sevenmusic.co.id  |  google +: Seven Music
facebook: www.facebook.com/Sevenesia   |   twitter: @Sevenesia
 
Sumber artikel :
http://www.sevenmusic.co.id/content/seven-music-signs-rock-trio-asta#sthash.0Uga4xW9.dpuf 

HIMstage : Rockdut ( Nash )


PositifArt Music melakukan sesuatu baru kembali, bekerjasama dengan artis dari Brunei Darussallam, pria dengan nama lengkap Mohd. Nasrul Hakimin atau dengan nama panggung NASH berusaha kembali berkarya di belantika musik Indonesia melalui musik Rock dangdutnya, sebuah gebrakan terbaru dari PositifArt Music di akhir 2013 ini.
 
NASH sebenarnya bukanlah pendatang baru baru di belantika musik Indonesia, pernah hadir di Indonesia dengan featuring dengan beberapa artis melalui sebuah label di Indonesia seperti featuring dengan boyband Andromeda dan juga Featuring dengan Mega Dirilla, tetapi sekarang Nash memberanikan diri untuk tampil sendiri dengan single terbarunya “ROCK DUT”.
 
Single ROCK DUT sesuai dengan judulnya merupakan perpaduan musik rock dan dangdut yang mengajak para pendengarnya untuk bergoyang sesuai yang terdapat di lirik lagunya ini. Musik yang sangat fresh dan memberikan warna baru dengan komposisi 60%  Rock, 10% Pop, 30% Dangdut ini dapat menjadi penyegar di belantika musik Indonesia.
 
Nash berharap single “ROCK DUT” ini dapat diterima oleh masyarakat Indonesia dan dapat terus berkreasi terus dibelantika musik Indonesia, “besar harap aku lagu ini diterima oleh penikmat musik Indonesia” Ujar Nash pada saat pembuatan video klip di Selebritis Café, Cibubur, Jakarta timur.
 
Ini pertama kalinya PositifArt Music mengorbitkan artis luar Indonesia untuk berkreasi di belantika musik Indonesia, dengan bangga POSITIFART MUSIC mempersembahkan NASH dengan Single ROCK DUT, terus follow berita ter-update dari kami dengan follow @positifartmusic
 
Maju Terus Musik Indonesia !!!
 
 
DONI WHITE
Radio Promotion

PT.Positif Art Musik
Kompleks Ruko Cibubur Indah 3 Blok C No.3
Jl. Jambore Raya Cibubur, Jakarta Timur
Tlp/Fax: 021-8771557; HP:081398447599

HIMstage : Yang satu cinta yang satu sayang ( Velove )


Lewat singel bertajuk “Yang Satu Cinta Yang Satu Sayang” karya VELOVE mengalir sesuai hati mereka. VELOVE yang sebelumnya bernama d’LAPAN dan sudah menghasilkan dua album ini berganti nama karena formasi sekarang diisi oleh vokalis Perempuan yang sebelumnya tergabung di trio CANDY. Secara keseluruhan tampil lebih menyegarkan.
 
Nama VELOVE sendiri diambil dari nama seorang wanita yang pernah dikagumi oleh gitaris dan bassis VELOVE. VELOVE sendiri mempunyai arti “dicintai” dan berharap akan lagu dan karya-karya band ini akan dicintai oleh masyarakat Indonesia.
 
Band yang beranggotakan Meyla ( vocal ) , Indra Joe ( gitar ) dan Wances ( bass ) merasa yakin mereka akan berbicara banyak melalui musikal mereka yang berada di jalur power pop dan lagu-lagu pop versi VELOVE bisa membuat suasana lebih bersemangat.
 
Dengarkan lirik lagu “yang satu cinta yang satu sayang” yang mewakili perasaan remaja yang sedang jatuh cinta dan bingung harus memilih yang terbaik diantara keduanya.
 
Salahkah aku bila ingin mencari yang terbaik
Yang akan kutemani menjalani hari – hari indah
Tuhan tunjukkan mana yang terbaik untuk diriku

Reff : Yang satu cinta yang satu sayang
Aku jadi bingung harus memilih yang mana
Yang satu cinta yang satu sayang
Aku jadi bingung, bingung tujuh keliling
 
Bagi VELOVE single ini adalah pelecut semangat dan pembuktian. Melalui semangat dan keinginan, serta melalui kejujuran dalam bermusik itulah yang menjadi modal utama dari perjalanan VELOVE. Dan sepertinya, itu semua modal yang mereka miliki dan menjadi indetitas yang membedakan mereka dari band lain yang banyak beredar. Dan itu sebuah modal yang kuat untuk bisa menjaga eksistensi VELOVE di dunia musik tanah air.
 
FB: Velove / Follow : @Velove_ID
Video Clip Velove : http://t.co/i7oplWvVg3
 
Single : Yang Satu Cinta Yang Satu Sayang
Cipt : Wances
Produksi : PT. Indo Semar Sakti ( Bulletin Musik )
Bulletin Musik Press Release


Kontak :
Agung - Promotion
081218385598 / 233C7FF0
 
PT. INDO SEMAR SAKTI ( BULLETIN MUSIK )
Jl. Jelambar Ilir No. 2 Jakarta 11460
Tlp. (021) 5667135, 5676156 ( Hunting )
Fax : (021) 5664449, 5668620